KEBAHAGIAAN YANG
TERTAHAN
9 Agustus 2002
Egoisku, saat memeras
lumbung cintamu itu
Tak ingin seorangpun
mengutipnya setitikpun
Ku harap bukan sebuah
kesalahan
Kadang egoisku beralih pada
ketakuan
Bukankah ketakutan
merupakan kebahagiaan yang tertahan?
Pada akhirnya dikau
adalah milikku utuh, seutuhnya
Membelah gelap ku
menyeruak
Bermimpi merangkul malam
dan bintangnya
Terkadang kehilangan
jalan di tengahnya
Namun kegelapan itu
memberi kekuatan, pendewasaan dan kefahaman
Tentang manusia terutama
dirimu
Tingginya ranting pohon,
tajamnya duri
Kerap menggesek kulit
yang tak licin
Kurasakan sakitnya
hingga terpejam mata
Dan gigitan yang menutup
bibir
Sama halnya menyeruak
kedalam kalbumu yang semakin panjang dan melelahkan
Namun menumbuhkan
penasaran hebat pada gejolak jiwa.
ijin comot ya mz ,...terimakasih
BalasHapusboleh...tapi jgn lupa id penulis ya...biar numpang ngetop gitu...hehe.. salam..
BalasHapus