Minggu, 13 Mei 2012

Kebahagiaan yang tertahan


KEBAHAGIAAN YANG TERTAHAN
9 Agustus 2002


Egoisku, saat memeras lumbung cintamu itu
Tak ingin seorangpun mengutipnya setitikpun
Ku harap bukan sebuah kesalahan
Kadang egoisku beralih pada ketakuan
Bukankah ketakutan merupakan kebahagiaan yang tertahan?
Pada akhirnya dikau adalah milikku utuh, seutuhnya

Membelah gelap ku menyeruak
Bermimpi merangkul malam dan bintangnya
Terkadang kehilangan jalan di tengahnya
Namun kegelapan itu memberi kekuatan, pendewasaan dan kefahaman
Tentang manusia terutama dirimu

Tingginya ranting pohon, tajamnya duri
Kerap menggesek kulit yang tak licin
Kurasakan sakitnya hingga terpejam mata
Dan gigitan yang menutup bibir

Sama halnya menyeruak kedalam kalbumu yang semakin panjang dan melelahkan
Namun menumbuhkan penasaran hebat pada gejolak jiwa. 



2 komentar:

  1. ijin comot ya mz ,...terimakasih

    BalasHapus
  2. boleh...tapi jgn lupa id penulis ya...biar numpang ngetop gitu...hehe.. salam..

    BalasHapus